Pemkab Berau Usut Video Mesum Oknum Humas

Pemkab Berau Usut Video Mesum Oknum Humas

Ilustrasi laptop yang berisi video dan gambar porno

TANJUNG REDEB – Tak ingin kasak kusuk seputar video asusila Berau Membara terus berkembang, Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur membentuk tim untuk melakukan penyelidikan seputar pelaku dan peredaran video tersebut.

Video asusila yang diduga diperankan SR, seorang oknum pegawai bagian Humas Pemkab Berau ini mulai beredar mulai sepekan lalu. Senin (25/4/2011), Sekretaris Kabupaten, Ibnu Sina Asyari membentuk tim yang terdiri dari berbagai unsur terkait.

“Sebenarnya, kita memang ada bagian hukum disiplin, namun karena ini juga menyangkut tindak pidana makanya perlu dibentuk tim khusus. Ini sesuai dengan PP 53 Tahun 2010. Tim dipimpin Asisten III dengan anggota dari instansi terkait, yaitu dari bagian Humas sendiri, Inspektorat, dan Bawasda,” kata Ibnu Sina, Senin (25/4/2011) ketika ditemui Tribunkaltim.co.id (grup Tribunnews.com) usai menggelar rapat terkait video tersebut.

Video berdurasi 13 menit 3 detik tersebut mempunyai kualitas gambar yang bagus sehingga wajah kedua pelaku terlihat jelas.

Video direkam dengan menggunakan handycam, sebagaimana terlihat di bagian akhir video, si pelaku pria terlihat memegang handycam. Lampu indikator terlihat menyala merah.

SR sebelumnya telah diperiksa oleh atasan langsungnya, Kepala Bagian Humas Pemkab Berau, Mappasikra Mappaseleng.

Menurut Mappasikra, SR telah mengakui kebenaran dirinya sebagai pelaku dalam video tersebut. Namun, setelah diperiksa Kabag Humas, SR tidak lagi terlihat di Berau. Sementara, peredaran video tersebut menjadi kian marak.

Polisi Buru Video Asusila Pegawai Pemkab Berau

Polisi Buru Video Asusila Pegawai Pemkab Berau

ist
Ilustrasi video porno

TANJUNG REDEB – Meski tidak ada laporan ke kepolisian namun polisi akan menyelidiki video asusila yang menghebohkan warga Berau Kaltim. Video ini diduga diperankan oknum pegawai Pemkab setempat.

Kapolres Berau, AKBP Endro Prasetyo SIK melalui Kasubbag Humas, AKP K Marwoto, Sabtu (23/4/2011) menjelaskan hal itu.
“Sejauh ini memang tidak ada laporan terkait video tersebut. Namun, karena sudah menimbulkan keresahan di masyarakat, maka polisi akan menyelidiki video asusila tersebut. Polisi masih akan mengumpulkan informasi terkait dan mencari apakah ada unsur pidananya,” kata Endro.

Ia menambahkan hingga saat ini belum ada pemeriksaan terhadap pelaku. “Masih perlu kita selidiki dahulu, apakah ada unsur pidananya,” imbuhnya.

Namun, Marwoto menghimbau kepada masyarakat yang mempunyai video tersebut untuk tidak menyebarkan kepada orang lain. “Supaya peredarannya tidak semakin meluas, sebaiknya masyarakat juga tidak menyebarkan. Nantinya, yang menyebarkan video tersebut juga akan diperiksa,” katanya.

Warga Berau heboh. Peredaran video asusila yang diduga diperankan seorang oknum pegawai di lingkungan humas pemerintah kabupaten Berau menjadikan masyarakat resah.

Video ini dikabarkan bintangnta pegawai di lingkungan humas pemkab Berau berinisial SR bersama seorang wanita. Sejak peredaran video dari ponsel ke ponsel tersebut, entah sengaja atau tidak namun SR memang mulai jarang terlihat.

Sementara, wanita yang ikut berperan dalam video tersebut, kabarnya bukan berasal dari Berau. Dan rumor yang beredar video tersebut juga tidak dibuat di Berau.

Beredar Video Asusila Pegawai Pemkab Berau

Beredar Video Asusila Pegawai Pemkab Berau

ist
Ilustrasi video porno yang diduga diperankan oleh cewek kampung di Pasuruan
TANJUNG REDEB -Video asusila yang diduga melibatkan seorang pegawai di lingkungan Humas Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terus menyebar melalui telepon seluler (ponsel). Beredarnya video tersebut dengan segera menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.

Kepala Bagian Humas Pemkab Berau, Mappasikra Mappaseleng ketika dikonfirmasi Tribunkaltim.co.id mengatakan, “Kami sudah memeriksa yang bersangkutan. Selanjutnya, masalah ini sudah kami koordinasikan dengan BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan dulu Badan Kepegawaian Daerah, red). BKPP juga sudah berkoordinasi dengan inspektorat.”

Menurut Mappasikra, Humas tidak mempunyai kewenangan melakukan penindakan. “Semuanya sudah kami laporkan ke BKPP dan Inspektorat. Selanjutnya, ya kedua instansi tersebut yang berwenang,” imbuhnya.

Kabar yang beredar menyebutkan video tersebut diperankan pegawai di lingkungan humas pemkab Berau berinisial SR bersama seorang wanita. Sejak peredaran video dari ponsel ke ponsel tersebut, entah sengaja atau tidak namun SR memang mulai jarang terlihat.

Sementara, wanita yang ikut berperan dalam video tersebut, kabarnya bukan berasal dari Berau. Dan rumor yang beredar video tersebut juga tidak dibuat di Berau.

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • RSS
  • MSN Reporter

Leave a Reply